Jumat, 23 Januari 2015

materi penulisan pembahasan Bab 3



 Nama : Richard Robinson
 Kelas : 4ka25 
 Npm  : 16111112
 
BAB 3
PEMBAHASAN

Dari survei yang kami buat dan telah kami sebar pada 22 responden, kami mendapatkan hasil sebagai berikut :
3.1 Data Provider yang digunakan :
No.
Provider
Jumlah pengguna
1.
Telkomsel
13
2.
XL Axiata
3
3.
Indosat
6

Dari 22 responden terdapat 3 provider utama, yaitu Telkomsel, XL Axiata dan Indosat. Dan jumlah pengguna dari masing-masing provider tersebut adalah :
1. Jumlah pengguna provider Telkomsel adalah 13 orang.
2. Jumlah pengguna provider XL Axiata adalah 3 orang.
3. Jumlah pengguna provider Indosat adalah 6 orang.

3.2  Jenis paket data
No.
Jenis Paket
Jumlah pengguna
1.
Volume Based
17
2.
Speed Based
5

Dari beberapa jenis paket data terdapat 2 jenis paket data, yaitu Volume Based dan Speed Based. Dan jumlah pengguna dari masing-masing jenis paket tersebut adalah :
1. Jumlah pengguna jenis paket Volume Based adalah 17 orang.
2. Jumlah pengguna jenis paket Speed Based adalah 5 orang.


3.3  Jenis Perangkat yang digunakan
No.
Jenis Perangkat
Jumlah pengguna
1.
Smart Phone
16
2.
Hand Phone
2
3.
Laptop
1
4.
PC
2
5.
Tablet
1


Dari beberapa jenis perangkat yang digunakan terdapat 5 perangkat, yaitu Smart Phone, Hand Phone, Laptop, PC dan Tablet. Dan jumlah pengguna dalam jenis perangkat tersebut adalah :
1. Jumlah pengguna dalam jenis perangkat Smart phone adalah 16 orang.
2. Jumlah pengguna dalam jenis perangkat Hand phone adalah 2 orang.
3. Jumlah pengguna dalam jenis perangkat Laptop adalah 1 orang.
4. Jumlah pengguna dalam jenis perangkat PC adalah 2 orang.
5.Jumlah pengguna dalam jenis perangkat Tablet adalah 1 orang.

3.4 Jenis OS yang digunakan
No.
Jenis OS
Jumlah pengguna
1.
BB Os
2
2.
Android
16
3.
Linux
1
4.
IOS
1
5.
Windows
2

Dari beberapa Jenis OS yang di gunakan terdapat 5 jenis, yaitu BB Os, Android, Linux, IOS dan Windows. Jumlah pengguna dalam jenis Operation system adalah :
1. Jumlah pengguna dalam jenis OS  BB Os adalah 2.
2.Jumlah pengguna dalam jenis OS Android adalah 16.
3.Jumlah pengguna dalam jenis OS Linux adalah 1.
4. Jumlah pengguna dalam jenis OS IOS adalah 1.
5. Jumalah pengguna dalam jenis OS Windows 2.

3.5 Waktu pengaksesan
No.
Waktu akses
Jumlah pengguna
1.
00.00 - 06.00
0
2.
06.00 - 12.00
3
3.
12.00 - 18.00
10
4.
18.00 - 24.00
9

Dari data yang di dapat, lerlihat bahwa dari 22 orang yang kami survei diketahui  bahwa :
1. Tidak ada orang yang mengakses pada jam 00.00 – 06.00
2. Ada 3 orang yang mengakses pada jam 06.00 – 12.00
3. Ada 10 orang yang mengakses pada jam 12.00 – 18.00
4. Ada 9 orang yang mengakses pada jam 18.00 – 24.00

Senin, 12 Januari 2015

PERKEMBANGAN JARINGAN KOMPUTER DALAM PROSES TELEMATIKA

perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika sangatlah dirasakan pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat global. tanpa jaringan komputer kita tidak mungkin bisa terhubung dengan masyarakat global yang ada di belahan bumi lain dengan cepat dan efisien. bisa berbagi informasi, jejaring sosial, bisnis, edukasi dll secara global adalah bentuk nyata dari hasil jaringan komputer sebagai sarana proses telekomunikasi.
perkembangan jaringan komputer tidaklah luput dari semakin besarnya keinginan masyarakat global untuk mendapatkan informasi secara cepat dan bagaimana memudahkan aktifitas mereka sehari-hari.
dimulai dari teknologi telepon genggam yang mengalami perubahan yang sangat signifikan dari waktu ke waktu seperti Advanced Mobile Phone Services (AMPS), 1G, 2G, 3G, 3,5 G dan sampai sekarang sudah mencapai 4G. dan masih banyak lagi teknologi lainya yang berhubungan dengan telepon seluler. yang kesemuanya ditujukan untuk mempermudah dalam berkomunikasi.
sejarah perkembangan jaringan komputer
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal- terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
· Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
· Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
· Akses informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server).
Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua
macam:
1. Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.
2. Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas. Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan gabungan keduanya. Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan komputer.
“Perkembangan jaringan Komputer” Kutipan dari Putu Nova G (teknik elektro-UNHAS)
2. Keuntungan dan kerugian
teknologi peer to peer dan client-server
Jaringan client server
Dalam jaringan ini satu komputer berfungsi sebagai pusat pelayanan (server) dan komputer yang lain berfungsi meminta pelayanan ( client ). Sesuai dengan namanya, client server berarti adanya pembagian kerja pengelolaan data antara client dan server. Saat ini, sebagian besar jaringan menggunakan model client/server.
B.Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini tidak ada komputer yang berfungsi khusus, dan semua komputer dapat berfungsi sebagai client dan server dalam satu saat bersamaan. Pengguna masing-masing komputer bertanggung jawab terhadap administrasi resource komputer ( dengan membuat nama user, membuat share, menandai ijin mengakses share tersebut). Tiap-tiap user bertanggung jawab juga mengenal pembackupan data pada komputer. Sayangnya penempatan resource dapat menjadi sulit pada network peer to peer yang mempunyai lebih banyak komputer
Kelebihan peer to peer
Kelebihan client server
Pelaksanaan tidak terlalu mahal
Memberikan keamanan yang lebih baik
Tidak membutuhkan software server NOS ( Network Operating System )
Lebih mudah pengaturannya bila networknya besar karena administrasinya disentralkan
Tidak membutuhkan administrator network yang handal
Semua data dapat dibackup pada satu lokasi sentral
Kerugian
Kerugian
Tidak cocok untuk network skala besar, administrasi menjadi tidak terkontrol
Membutuhkan software NOS yang mahal contoh : NT atau server Windows 2000, XP,Novell, UNIX
Tiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administrative
Membutuhkan hardware yang lebih tinggi dan mahal untuk mesin server
Keamanan kurang
Membutuhkan administrator yang profesional
Semua mesin yang sharing resource tidak mempengaruhi performa
Mempunyai satu titik lemah jika menggunakan satu server, data user menjadi tak ada jika server mati.
sumber :http://roelangga.wordpress.com/2008/10/07/kelebihan-dan-kekurangan-dari-client-server-
dan-peer- to-peer/
SUMBER : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/10/tugas-2-telematika-heriyana-16109463/